This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, April 18, 2009

Free Blogspot Template - Exotic Vacation



Template ini mengambil tema Liburan di tempat Eksotik, tema seni template ini perjalanan berdasarkan judul dan latar belakang desain. Kunjungi Liburan di tempat Exotic Blogger template ini!

Nama template: Liburan Exotic
Template Pengarang: Template Lite
Template Konverter: new-template4
Kompatibel: Blogger
Best Viewed Browser: IE 8, Firefox RC3, Opera 9,6, Google Chrome 0.3.154.9, Safari 4 Public Beta
Kolom: 2
Fitur termasuk:
Unik perjalanan berdasarkan judul dan latar belakang desain
Navigasi menu desain unik
Unik berlangganan RSS tombol pada footer

Demo
Template demo

dan
download Exotic Vacation Blogger template


Mengatur Navigasi Menu

Anda dapat menyesuaikan header navigasi link ke link pilihan Anda sendiri. Untuk mencapai tujuan ini, akses ke 'Layout' dan di bawah 'Elemen Halaman', klik pada 'Edit' dari 'Menu' dan mengkonfigurasi Link Gadget setup.

Mengatur Footer RSS Subscribe

Anda dapat mengubah tombol untuk berlangganan RSS Anda sendiri RSS pribadi. Untuk mendapatkan ini selesai, Anda dapat mengakses ke dalam 'Layout' dan di bawah 'Edit HTML' mode, tekan [CTRL + F3] untuk menemukan kode di bawah ini dan mengeditnya sesuai dengan item tersebut.

'RSS-LINK-HERE'

Template ini datang di bawah Creative Common License. Ini berarti bebas untuk digunakan pada blog Anda selama kredit link di footer disimpan utuh. TemplateLite telah benar-benar menempatkan banyak upaya pada desain template ini, jadi jika memungkinkan Anda bisa berkunjung ke situs dan meninggalkan kasih komentar!

Who doesn't love a great kiss





by Andrea Demirjian
Paperback: 240 pages
Publisher: Perigee Trade; Perigee Trade Paperback Ed edition (January 3, 2006)
Language: English

ISBN-10: 039953234X

ISBN-13: 978-0399532344

Who doesn't love a great kiss? Every kiss is a cause for celebration, and this book gets the lip-locking party started.

This book is for kissing aficionados everywhere. Kissing is a delightful love letter to the magic of this delicious indulgence. Filled with romance, humor, fun suggestions, and joie de vivre, it's a playful guide to puckering up. Readers will find this sweet, sexy guide full of surprising details, including:

- Tips and exercises for a "kissing makeover"
- Favorite (and least favorite) ways to pucker up
- True stories of first, best, worst, most unusual, and just plain unforgettable kisses
- The most famous movie kisses, as well as great kisses from literature, art, and history
- Kissing customs around the globe
- Fun kissing games and new techniques
- A candid kissing survey to fill out and share

Lovers everywhere will want to get their hands on this book-and each other!



Makni Banyak Pembobolan Yang Dilakukan Para Cracker

Kiprah cracker layaknya jamur. Semakin merajalela dan ada di mana-mana. Nah, dari sekian banyak yang dirambah, apa yang sebenarnya paling mereka minati karena dianggap paling menggiurkan?

Sebuah laporan tahunan terbaru dikeluarkan oleh Verizon Business, sebuah perusahaan layanan teknologi dan komunikasi yang berbasis di Amerika. Penulis menyebutkan bahwa jumlah data yang telah dibobol oleh para cracker naik hingga mencapai 285 juta.

Angka pembobolan tersebut diketahui didominasi oleh aksi yang terjadi di bank-bank dan layanan finansial lainnya. Dan dari maraknya pembobolan bank yang dilakukan para cracker, sebanyak 81% diantaranya mengincar data-data dari kartu pembayaran, terutama kartu debit.

Mereka mengerahkan tenaga dan pikirannya untuk bisa masuk dan mengakses data-data seperti nomor PIN. Dalam kasus ini, pembobolan data kartu debit dianggap lebih menggiurkan dibandingkan kartu kredit.

Hal ini disebabkan karena dengan detail-detail yang terdapat dalam kartu debit (debit card): nomor kartu, informasi yang terkandung dalam garis-garis magnet, serta PIN, mereka bisa menarik uang secara langsung. Berbeda dengan kartu kredit yang mengharuskan mereka melakukan pembelian terlebih dulu dan mentransfernya dalam bentuk cash.

Dengan laporan yang dikeluarkan Verizon Business di atas, diharapkan beberapa pihak untuk lebih waspada, terutama bagi perusahaan finansial dan pemilik kartu pembayaran. Pihak Verizon juga menyarankan para administrator TI untuk menjaga data-data pribadi para user dengan super hati-hati.

Judi di Rental PS - Selalu Ramai dan Kecanduan

Lagu Living La Vida Loca yang dinyanyikan Ricky Martin, tentu tak asing lagi bagi penggemar video game sepak bola di Playstation atau PS. Lagu inilah pembuka CD terbaru PS II untuk permainan sepak bola. Lagu yang bertema semangat sportivitas itu tiap hari terdengar dari sebuah tempat penyewaan PS di kawasan Karet Jakarta Selatan. Pagi, siang, sore, malam, rental ini selalu ramai pengunjung.

Tak ada yang mengira kalau rumah petak seluas 40 meter persegi ini juga sekaligus tempat judi.

Untuk mencari rental PS ini sebenarnya tidak terlalu sulit karena berada di jalan raya kawasan Karet Jakarta Selatan. Atau berjarak 400 meter dari jalan utama Sudirman.

Rental PS

Sepintas masyarakat umum hanya mengetahui rental PS seluas 40 meter itu hanya berfungsi sebagai rental Playstation dan menjual voucher telepon genggam. Dan tidak banyak yang mengetahui bahwa rental PS ini juga bisa berfungsi sebagai tempat perjudian, padahal rental PS ini berada di kawasan padat penduduk.

Tempat penyewaan Playstation ini dikelola Budiarto selama 4 tahun. Di dalamnya bisa menampung 10 sampai 13 orang. Ada 6 pasang TV dan PS yang diperebutkan penggemar permainan sepakbola atau yang ingin berjudi.

Pengunjung dimanja dengan makanan, minuman serta rokok yang dijual di tempat, sehingga banyak yang lupa waktu.

Asap pekat menggantang di langit-langit, kipas angin yang berputar tak sanggup mengusir gumpalan asap rokok di dalam rumah.

Kata Budiarto, pengunjung harus dibuat senyaman mungkin supaya tak lari ke tempat penyewaan PS yang lain. Salah satu pelayanan optimal yang diberikan adalah dengan tidak melarang judi permainan sepakbola di PS.

"Ya supaya jaga customer enak gitu, juga agar yang main PS itu kan enak tempatnya. Sama parkiran deh tuh, karena orang yang datang banyak yang bawa motor kan. Parkiran di sini enak dan lega. Sehari nggak tentu, terkadang untuk satu tv yang datang 6 orang, 4 orang. Buka kita dari jam 10 sampai dengan jam 3 pagi."

Tempat penyewaan PS ini adalah rumah kontrakan, dengan biaya sewa 1 juta rupiah per bulan. Tapi ini tak terasa berat, karena tempat penyewaan PS miliknya ini menangguk untung hingga 200 ribu rupiah per hari.

Ruangan ini terbagi dalam beberapa bilik. Di bilik 6 yang letaknya paling belakang, hampir pasti ada Junaedi dan teman-temannya begitu lepas pukul 7 malam.

Usai kerja, dia dan 4 sampai 6 kawannya rajin bertandang ke sini untuk judi permainan sepakbola di PS. Alasannya, menghilangkan stres. Dari hasil judi ini, ia bahkan bisa membeli motor yang kini dipakainya bekerja.

"Berarti lagi bawa keberuntungan bisa beli motor. Biasa main MKS menang. Taruhan lima ribu-lima ribu hasilnya kayak begini deh. Uangnya nggak ditabungin kalo langsung menang, ya dikasih DP aja. Waktu itu dapat 1,2 juta ya pas bulan puasa. Paling kalau duit simpennya hanya 200-300 ribu doang."

Kecanduan

Bambang, salah satu siswa SMA di Jakarta mengatakan, ia bisa mendapat keuntungan hingga 4 kali modal yang dikeluarkan. Ibarat memakai narkoba, Bambang mengaku kecanduan.

"Bawa duit sih sedang-sedang aja. Paling dikit 50 ribu tapi bisa menang 200 ribu. Pernah dapet segitu juga. Malah bisa lebih, tergantung orangnya banyak, kan main cup. Ya lama-lama kecanduan kayak narkoba, dari duit jajan sekolah."

Judi bola juga telah menjerat Ades yang baru duduk di kelas 3 SMP di kawasan Pasar Minggu Jakarta.

Uang jajan dihemat, lantas dipakai untuk membayar sewa PS sebesar Rp 4 ribu tiap jam. Kalau lagi beruntung, uang menang judi bola itu digunakan untuk mentraktir makan teman-temannya. Atau hanya sekedar menambah uang saku sekolah.

"Komputer sama komputer yang main. Suka taruhan antara 5000-an. Ya duitnya untuk main PS lagi, untuk makan dan beli rokok. Keuntungannya paling 20 ribu sampi 60 ribu. Duitnya ngumpulin dulu, paling tiga hari gitu nungguin dulu."

Pelaku perjudian di tempat penyewaan PS ini tak hanya anak sekolah, tapi juga pegawai kantoran. Tempat penyewaan PS kini jadi rumah yang aman untuk berjudi.

"Saya favorit dengan AC Milan. Biasanya sih menang. Suka dengan AC Milan. Nggak tahu gue kenapa suka dengan AC Milan. Nggak tahu dech. Bawa keberuntungan kali. Menang mulu gue," ujar Bambang.

Sebelum judi dimulai, tiap orang harus memilih tim sepakbola jagoannya masing-masing. "Tim favorit saya cuma Liverpool. Apalagi ada Torres yang nampil dech pokoknya. Abisnya saya bisanya cuma main bola doang," ujar Junaedi.

Ada dua sistem pertandingan yang kerap dipakai untuk berjudi dalam permainan sepakbola di Playstation ini. Yaitu sistem menang-kalah, atau dengan cara membuat sebuah kejuaraan yang diikuti beberapa tim.

Cara kedua ini paling banyak dipakai karena jumlah taruhannya cukup besar, dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu per orang. Seperti orang menonton sepak bola, mereka terlihat serius melihat pertandingan yang dimainkan oleh komputer itu.

Kapok

Kejamnya akibat berjudi pernah dirasakan Dani, salah seorang pekerja kantoran di Jakarta. Setengah gajinya dipakai untuk modal judi di rental PS. Saking candunya terhadap judi, Dani pernah menjual telepon genggamnya untuk modal berjudi. Tapi ia tak kapok, karena belum memiliki anak dan isteri.

"Gaji sejuta kurang lebih buat motor, sisanya motor untuk diaduin dah, biasanya bawa 200-300 ribu. Ya terbengkalai juga sih kerjaan. Pernah menggadaikan handphone juga.Ya namanya hobi mau gimana lagi, mau nggak mau waktu itu Hp digadai."

Lain lagi Budi, meski tak punya pekerjaan tetap, tak menghentikannya untuk adu untung di judi bola. Adakalanya ia takut juga, ketahuan polisi, lalu harus mendekam di penjara.

"Ya takutlah bila ketahuan polisi. Tapi kalau nggak gitu, ya nggak ada duit nggak makan. Ya banyaklah macam-macam kayak begitu, nganggur saya. Ya serabutanlah kerjanya, paling disuruh-suruh orang aja. Yang pasti bisa buat jajan, beli pulsa handphone. Rokok, makan," katanya.

Kalau Budi tak punya strategi apa pun untuk menghindar dari endusan polisi, Junaedi lebih cermat. Ia mencegah kemungkinan polisi menaruh curiga kepada dirinya. Kalau dulu setiap hari, kini dalam seminggu cukup 2 sampai 3 kali.

Apalagi kini Junaedi tengah sibuk dengan pekerjaan di kantornya.

"Sekarang lagi stop kayaknya, lagi nggak main lagi. Nggak papa tapi sekarang pekerjaan lagi berat, karena dipegang sendiri. Kan kalau lagi main, bisa sampai malem atau pagi. Sekarang dah kerja, jadi harus ditangani sampai malem sendiri. Jadi istirahat, main, paling sedatangnya dari jam 8 pulang ampe jam 5. Kadang jam 6 pagi baru ke rumah."

Modus baru

Berjudi di tempat penyewaan Playstation adalah modus baru perjudian, setelah polisi sering menggerebek rumah-rumah judi. Juru Bicara Kepolisian Jakarta Chris Nanda, meminta masyarakat aktif melapor jika menemukan tempat PS jadi ajang judi.

"Di dalam masyarakat bentuknya seperti apa, yang penting polisi bisa membatasi ruang gerak atau kesempatan pelaku-pelaku itu. Namun dalam konteks ini mereka secara maksimal berupaya terus, apalagi di zaman modern teknologi, jadi kita mohonkan masyarakat informasinya."

Ini memang pola baru, kata kriminolog Igraq Solihin. Ia mengatakan, penertiban rutin tempat-tempat perjudian oleh polisi perlu dilakukan, ketimbang menangkapi pelaku judi yang jumlahnya sangat besar. Tindakan itu dinilai lebih efektif karena langsung terasa di masyarakat.

Tapi sampai polisi menggerebek tempat penyewaan permainan Playstation, Budi yang tak punya pekerjaan tetap itu akan terus mengadu untung dengan berjudi.

"Ya takutlah bila ketahuan polisi. Tapi kalau nggak gitu ya nggak ada duit, nggak makan."

30 Tahun Penduduk Afghanistan Menderita

Di sebuah rumah sakit bercat putih di pinggir Kabul, sekelompok dokter sedang sibuk menyelesaikan masalah paling besar yang sedang melanda rakyat Afghanistan, berupa penyakit mental.

Sebuah permadani masih terlihat tergantung di bagian pintu masuk guna menahasa serangan udara dingin yang amat menggigit tulang. Di tempat itu, terlihat sejumlah pasien ditemani keluarganya yang datang menjenguk.

Menurut data kajian Kementerian Kesehatan Afghanistan, ada kira-kira 66 persen rakyat di Negara itu yang mengalami masalah kesehatan mental.

Malangnya, rumah sakit amat sederhana pinggir kota Kabul ini adalah satu-satunya kemudahan di Afghanistan yang dikhususkan guna menangani masalah penyakit mental dan hanya memiliki 40 kamar rawat inap.

Pakar kejiwaan rumah sakit itu, , Dr Musadiq Nadimee menunjukkan wajah bimbang saat memandang sekeliling lokasi.

“Rumah sakit ini hanya merawat kasus rumit yang dirujuk pada kami dari seluruh negara,” katanya sambil mengangkat bahu.

Seorang bapak yang berada di tempat itu mengaku, anak remajanya, Hamida mengalami skizofrenia.

“Keadaannya semakin baik sejak dirawat di sini,” katanya.

Bagaimanapun kebanyakan pakar setuju bahwa masalah dan penyakit mental yang dihadapi penduduk Afghanistan sebenarnya jauh lebih berat berbanding apa yang mereka pernah temui di hampir semua negara lain.

Penduduk negara itu mempunyai terlalu sedikit rasa percaya antara satu sama lain. Kadangkala perbuatan kejam yang dilakukan oleh satu pihak hanya dianggap cara hidup biasa di negara itu.

Seorang wartawan setempat, Hanif Sherzal mengatakan, Afghanistan adalah sebuah negara yang dipenuhi trauma. Dalam waktu 30 tahun, ratusan ribu rakyat negara itu terbunuh dan kebanyakan penduduknya menyaksikan berbagai bentuk kekerasan pada satu peringkat kehidupan mereka.

“Rakyat Afghanistan terus mengalami trauma dengan pengalaman silam dan kekerasan yang terus berlangsung. Kebanyakan mereka tidak merasa selamat dan beranggapan tidak ada siapapun peduli keselamatan mereka,” katanya.

Bahkan menurut Hanif, mereka yang mempunyai kesehatan fisik yang baik dan tinggal di tempat selamat terus menerus mendengar berita buruk hampir setiap hari dan ini juga memperparah kehidupan mereka.

Pegawai kesehatan berkata kebanyakan masalah mental yang berlaku dikaitkan dengan pengalaman yang dilalui penduduk Afghanistan.

Mereka turut mengakui bahwa negara itu tidak mempunyai kemudahan yang cukup atau dokter untuk menangani kasus-kasus paling serius.

Masalah kesehatan lain seperti kematian ibu dan bayi mendapat lebih perhatian.

Bagaimanapun penasihat Menteri Kesehatan, Dr Abdullah Fahim berkata jika masalah kesehatan mental tidak ditangani segera, ia akan memberi kesan buruk kepada kehidupan sosial penduduk Afghanistan.

“Penduduk saling tidak mempercayai manakala perbuatan kejam dilihat sebagai perkara biasa. Jika ini terus terjadi, masa depan penduduk dan negara ini akan gelap,” katanya.

Akibat kurang memahami, banyak penduduk Afghanistan yang menderita penyakit mental, dianggap terkena sihir.

Diantara mereka dirantai di dalam bilik serta gua atas alasan anggota keluarga percaya jin atau roh jahat meninggalkan tubuh.

Namun bagi yang lain, keluarga tidak mempunyai pilihan kecuali membiarkan mereka begitu saja selepas tidak lagi dapat menangani atau membeli ubat untuk merawat penyakit yang dialami.

Namun ada sejumlah kecil penderita mental kini dijaga badan amal setempat, diantaranya termasuk yang dikendalikan Organisasi Bulan Sabit Merah (RCS).

Direktur Bulan Sabit Merah, Mohammed Zahaid menceritakan kisah seorang wanita yang enggan makan dan minum selama beberapa hari. Wanita it uterus menangis dan menyebut nama bekas Presiden Afghanistan Najibullah.

Jika seorang pekerja membawa gambar bekas presiden itu, wanita tersebut ceria kembali dan mulai makan dan minum.

Bagaimanapun wanita itu mungkin salah satu daripada sejumlah kecil kasus penderita yang bernasib baik.
Di negara yang dilanda terlalu banyak masalah seperti Afghanistan isu kesehatan mental semakin dilupakan. Belum lagi penderitaan mereka sejak datangnya pasukan internasional, NATO yang terus menjejali kawasan itu, juga serangan Amerika yang hingga kini tak mudah dilupakan dengan begitu saja.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More